Tuesday, June 8, 2010

Sir...will upgrade your room at no extra cost...

Recently I was in Batu Gajah Perak because of work assignment at UTP - Tronoh - what an ulu place to be..No hotel nearby only a few chalets, inside a golf resort in Batu Gajah.In fact this is my first trip on my own & I was there before in a coach trip - business outing with other Managers.

My secretary make a booking for 4 nites at the resort. It was confirmed immediately and I have to pay by banking in to their account 50% of the charges which amounted to RM510.00 No problem.They confirmed it and stated that on the second nite I am being upgraded to a VIP Room at no extra cost because there is already prior booking to this.It sound good and in fact I asked it is a hastle to shift rooms and then on 3rd nite shift back to the chalet.Then they say it is ok they will help.

So on the second day morning,I cleared all my stuff and keep it in my car and returned the key.I asked for the VIP Room key so that in the evening I do not have to come to the Reception to collect my key.But then the frontdesk said - will get it for me if I can wait..OKlah I said nevermind & I collect it in the evening..

At about 645pm I am back at the Resort after a long day work - interview graduates for my co....SO they issued me with the key and offer to send me to the VIP Room.So Ok I said.I look at the key it is stated as VVIP Room.I followed the officer & I let him go after he showed me from a distance because I need to park my car ...space a problem there....

In my mind my previous experience being upgraded to a Presidential Suit at Hotel Istana was a memorable experience.

I look for the room it was stated VVIP Room.When I opened the door..wow....shit..it is lounge where sofas placed all around ( quite a big room ) & in the middle they put a single bed in front of a TV.

How come..in the interest of profit such professional could exist in this industry.Where is the customer service?The lounge is besides a bar.Noisy & it is not design as a sleeping place and at night no one around there as the bar is closed.

I went back straight to the reception counter and demanded them to make good the situation.The front desk was very helpful & but most hotel in town were fully booked.They found an apartment where the retal is RM380.I told them they will have to pay the difference - I am paying RM255 per nite.I was furious.The Area Sales manager by the name of one Mr Patrick refused to pay but the front desk then check and finalised the arranggement at a three star hotel where the hotel charges being billed direct to them....It all settled by about 10 & in fact I got lost along the way.

Well I requested for some form of compensation for all these hastle & but was turn down.At least I should get one nite free stay...
Then on the third day I decided to not do any dealing with this kind of unprofessional people & I stayed at other hotel.I dont think I will ever step in to this resort anymore.The resort who has no respect for their customers.....
--------------------------------------------------------------------------------------

Thursday, May 27, 2010

Customer Service from Maybank...

Problem with Maybank Credit Card ,Customers are at the losing end.
Well how many credit card do you have?Is it safe and secure?Can anybody use it on your behave and you have to settle all the expenditure.
I have an experience with Maybank Credit Cards.I have been with Maybank for over 20 years.About 2 years ago while surfing my internet account I noticed that there is an authorised Credit Card transaction amounting to RM 1800 for the purchase of a handphone.
I immediately called the Maybank card centre and blocked all my cards.Then I make a police report and fill up all the necessary forms from the bank.
Later after investigation,I was issued with the transaction slip by the Bank which clearly shows it is not my signature.Then about 4-5 months later I received a letter stating that to them that the transaction was genuine and kindly advise me to settle the problem with the merchandiser.
Then I lodged a complain with the Finantial Mediation Beraau.have been close to a year, but till today I am still waiting for the outcome.
As for the police they only issue a letter to the bank requesting them to investigate the complain and clear the issue.Police have much bigger things to attend to…..
So in the end we the customers are at the losing end..They should make the merchandiser pay for it.The merchardiser should establish/verify the authenticity of all individual before transaction made or else no payment will be made for any dispute.
I am still patiently waiting for the outcome from my report to the FMB before I totally severe my relationship with Maybank.No doubt they are the best so far now in terms of customer service…
Unsatisfied Customer….

Saturday, May 15, 2010

Selamat Hari Guru.....

Saya ingin merakamkan ucapan Selamat Hari Guru kepada semua guru-guru yang pernah menabur bakti kepada saya ....jasa mu dalam kenangan dan doa restu dari saya untuk anda semua.

Saya teringatkan guru-guru saya dulu Mr & Mrs Kwan,Mr Foo,Metersoon,Mr Briggs yang baling saya kapur masa saya tidur dalam Chemistry class,Ustaz Arshad yang selalu buli saya minta tolong buat itu ini sampaikan list markah student pun minta buat he... he...
Cikgu Mat Noor,Ustaz Othman,Arwah cikgu Hanif,Arwah Cikgu Hj M Yusoff..

Yang maseh hidup - dimana mereka agaknya sekarang ini.Tentu semuanya dah lama pencen & kita pun dah masuk usia nak pencen.

Saya anak guru,adik saya guru,ipar saya guru,biras saya seorang guru & isteri saya sendiri pun guru.

Kadang-kadang saya tengok guru2 dewasa ni memang kena pulun habis.Setiap Sabtu kerja & kita semua kerja lima hari seminggu saja.Kerja pun pada hari-hari biasa sampai malam.Kena periksa buku sekolah murid,kena sedia ringkasan mengajar untuk esok & kalau waktu cuti kena jaga peperiksaan.Elaunnnya beberapa sen aja tetapi semua kena paksa rela - sekolah hantar nama....Kalau tolak tak boleh...Kalau pi travel tu tuntut 1/4 kadar teksi....

Hari guru untuk meraikan guru pun di paksa buat gotong royong.Arahan Muhyiddin - kurang waras punya menteri - ini ke caranya untuk mengiktiraf pengorbanan dan jasa guru-guru.Tak cukup dengan bebanan yang telah diberikan setakat ni...Di Seremban lagi bagus,MB kata saya mahu jumpa makan malam dengan semua guru di NS.Apa punya pemimpin macam, ni...Semua dipaksa hadhir...Boleh duduk hotel ke..Boleh tuntut tambang perjalanan ke..kalau dah datang jauh-jauh dari Ulu Jempul,Simpang Pertang.

Polisi Muhyuddin asik bertukar-tukar dulu murid-murid tak boleh bawa handphone kesekolah & boleh rampas - sekarang lain pula ceritanya.Boleh ambil dan simpan untuk hari itu aje..Ini nak satu lagi hal - nak bawa mat salleh untuk mengajar kita BahasaInggeris dulu...Ini semua kerja Muhyuddin.Untuk Bahasa Arab tak pun nak bawa pak-pak arab ke Malaysia.

Satu lagi tentang penilaian sekolah - kalau sekolah tu memang punya PIBG kat Div 1 punya officer & professional housing area memang lah depa dah jauh kedepan dan dapat markah penilaian yang tinggi.Mak bapak beri sumbangan dan sekolah pun selalu dapat bantuan.

Dan lepas itu diberi lagi bantuan beribu-ribu ringgit...Wajarke aspek penilaian sebagini...Kalau sekolah tu memang sekolah dipilih student memang lah prestasi mereka bagus.Bodoh betul penilaian sebagini...Mana nak pergi sekolah yang daif - akan terus daif.Peruntukkan untuk tahun ini pun dah dikurangkan tetapi untuk beri ke sek di Ulu Selangor 3 juta tak pe..Yalah bukan duit depa & duit Rakyat.

Semua yang Muhyuddin hamburkan mendapat tentangan rakyat....

Wahai guru sampai masanya untuk anda semua bangkit... buka mata anda dan sedarkan anak-anak murid anda dengan kepincangan-kepincangan ini.

Wednesday, December 30, 2009

Awas kalau dah lewat 50an...

24Dec saya baru balik bercuti sekeluarga.Ini adalah percutian yang ketiga sekeluarga keluar negara.Pertama-tamanya dulu mengerjakan Umrah sekitar 2004,then Amsterdam 2006 dan yang baru ini ke Dubai.Disamping itu ada juga keluar negara untuk tugas resmi dan selalunya bercuti dalam negara aje..

Pada pagi Jumaat 25Dec saya dikejutkan dengan berita rakan sekolah Tingkatan 4 & 5 dulu di SMSNS Gentam Kuala Pilah telah pergi menyahut panggilan Ilahi.Sakitnya khabarnya cuma demam panas..

Hari Isnin lepas 28 Dec pula pada sekitar tengahari saya dikejutkan dengan berita rakan saya yang baru menamatkan career dengan PETRONAS pada usia 55 tahun pada 26 Dec telah ditemui jatuh dan tidak sedarkan diri di bilik air.Bilik air tersebut terpaksa di kopakkan untuk mengeluarkan beliau.Beliau sekarang menerima rawatan di HUKM Cheras setelah dipindahkan dari Hosp Tengku Afzan Kuantan pada semalam 30 Dec.
Khabarnya perlu dibuat pembedahan untuk mengeluarkan blood clot di kepala beliau.

Puh...ini semuanya bahagian masing2.Tetapi persoalannya bagaimana persediaan kita.Adakah kita sentiasa terlena dibuai mimpi indah dunia & mengabaikan suruhan Ilahi.Bagaimanakah sikap kita.Berbangga diri,megah dan lain-lain sifat yang keji..

Sama-samalah kita berdoa agar Allah SWT melindungi kita,agar kita berakhir dengan mudah dan berakhir dengan keadaan iman yang mantap.Amin.

Disamping itu kita perlumenjaga pemakanan kita,stress level kita dan banyak exercise jua...

KL Teksi

Assalamualaikum dan Sallam Sejahtera,Telah berlalu beberapa bulan saya agak sibuk dan tidak berkesempatan untuk mencoretkan sesuatu.Tapi hari ini "terilham" untuk mencoretkan sesuatu untuk tatapan sesiapa yang berminat.
Lamanya saya berdiam diri mungkin disebabkan "penangan" dari PakNgah PJ tu...

Teksi ya teksi KL - banyak yang hendak dipaparkan.Seseorang akan bertanya bagaimana lesen dikeluarkan,siapa yang dapat,berapa kena bayar.dll.Ada yang syarikat dan ada yang persendirian.Tetapi yang banyaknya syarikat.Siapa dibelakang syarikat2 ini.

Dua hari lepas saya berbual dengan seorang pemandu teksi,teksi jenis murah...agak lama tetapi taklah sampai berbau tandas (itu kata Nazri banyak KL Teksi bak tandas).

Pemandu teksi itu mengeluh - Hari-hari kena bayar sewa RM45.Sebulan dah RM1350.Untuk dapatkan gaji sekitar RM50 sehari - sewa+gaji+kos maintenace+minyak sekitar RM150-200 sehari harus dicari.Masa bertugas - lebih 12 jam di dalam teksi.

Sepemunya syarikat senang2 dapat 600-700 bersih setiap bulan setiap teksi - 10 teksi 6000-7000 ribu. Seratus permit teksi 60000-70000 puh kaya...tetapi yang merana pemandu teksi.

Saya terfikir-fikir inikah dikatakan Rakyat diutamakan,pencapaian didahulukan....cakap aje..

Mana tak adanya sikap segelintir pemandu yang bertindak buaya saperti yang terdapat disekitar KLCC,Bukit Bintang,Sg Wang dll tempat yang menjadi kunjungan ramai.

Kalau saya jadi Pemimpin,hapuskan sistem permit syarikat & beri permit individu.
Satu lagi pilihan adalah mengkaji berapakah kadar sewa yang wajar untuk setiap teksi dengan perkiraan keuntungan yang berpatutan untuk pihak syarikat yang jelas untuk menjaga kepentingan rakyat - saperti syarikat bekas-bekas polis,ashkar,dll dan bukan nya syarikat alibaba yang dibelakangi tokoh-tokoh politik...Satu lagi cara dengan memberi gaji tetap untuk pemandu teksi - basic minimum dan ditambah comission yang berpatutan.Sesuatu harus dilakukan segera sebagaiman kerajaan bertindak terhadap bas-bas mini satu ketika dulu.Apa pandangan anda?

Saturday, September 12, 2009

Melayu (bukan semua)mudah melenting....

Dr M ada kata...Melayu(bukan semua) mudah lupa tetapi di coretan ini saya ingin memaparkan tentang keadaan dimana Melayu (bukan semua) mudah melenting.

Baru-baru ni saya ajukan persoalan berikut kepada pusat pengajian swasta bertaraf dunia di PJ.Extract saya paparkan disini:

Quote:

YM Proff Dr Sham Sani & Datuk Mohamad Zaini bin Amran


Saya ingin membawa kepengetahuan Tuan-tuan perkara berikut yang perlu diambil tindakan segera:

1.Aliran pengajian kursus.

Saudara saya mengikuti pengajian Seni Beni.Nota-nota dan assignment semua dalam Bahasa Inggeris TETAPI kuliah dalam Bahasa Malaysia.Kenapa kejadian ROJAK ini.Ini menyebabkan kebingungan pelajar-pelajar.Mana dengan istilah nya dll.Tidakkah semua pengajian di peringkat Diploma/Ijazah perlu dilaksanakan dalam Bahasa Inggeris.

2.Kelas Additional Maths

Pensyarah ini nampak amat blur.... tidak boleh mengajar matapelajaran ini.Harap dapat dijalankan siasatan dan ambil tindakan yang wajar.

Majority pelajar di kelas ini adalah anak bangsa kita Melayu.Perlulah pihak pengurusan Unity lebih bertanggung jawab untuk mendidik anak bangsa kita sehingga berjaya.Ini adalah amanah dari penjaga-penjaga pelajar ini.

Saya harap pihak pengurusan Unity mengambil tindakan yang sewajarnya.Janganlah sia-siakan harapan pelajar dan ibubapa mereka.

Sekian. Wassallam.

Saudara Pelajar Seni Beni UTM

Unquote:

Bagaimana tindakan anda apabila anda menerima email sedemikian.Pada saya apabila mendapat maklom balas dari sebarang sumber kita harus bertindak saperti berikut:

1. Abaikan - just ignore
2. Ambil tindakan - review and if required take necessary steps to improve
3. "Belasah balik" - retaliate

jadi keputusannya ditangan anda.Apa pilihan anda..

Kenapa dipersoalkan siapa penulisnya.kalau tak benar tak pe & kalau benar saya perlu ambil tindakan pembetulan betul tak?

Sekerang saya nak paparkan jawapan dari kolej tersbut.Saya tak pasti samada ini datangnya dari pihak atasan kolej tersebut atau dikalangan pensyarah yang ada.Beliau menggunakan nama Pakngah.Nampak gayanya Engligh nya memang ada kelas dan agak pakar juga dalam bidang ugama tetapi peribadinya boleh dipersoalkan.Not refined kata oranglah....

QUOTE:
Sir,

I would like to congratulate you for your email to UCI on your dissatisfaction on what is happening in the college. Personally, I would like to have you in person at UCI so all scores could be settled there and then.

I have viewed your blog, and personally speaking, it reflects your personality very much. Your eagerness to complaint and to whine is "normal" but unfortunately it's in an undignified manner.

Your lack of knowledge and your low IQ and mentality is very much shown in your comments and particularly your email to UCI.

........yang lain-lain tu saya padamkan sebab terlalu .... malu nak keluarkan....

sambung:
My best advise, come to UCI and face us in person. I'm happy to talk about it over a cup of coffee, as i'm not a coward and a keyboard warrior. We could settle scores better, and, in a gentleman's manner, by meeting face to face.

The moral of this email is : I you want to complaint, have it vis a vis [or face to face, it's in French, FIY]. Don't complaint or whine [what animal that sounds like whining...] annonymously, it doesn't work that way...

Regards,

Pak Ngah Petaling Jaya

UNQUOTE:

Saya tak kisah siapa ni Pak Ngah tetapi saya kisah kalau pendidik jenerasi akan datang adalah mereka-mereka saperti ini.

Pada ssya sesebuah institusi tu mestilah bertanggungjawab.jalankan tugas dengan beretika.Bukannya mengajar pelajar untuk menipu ( cerita kedua ini akan saya kongsi kemudian....)

Saperkara lagi ialah tentang reputasi kolej tersebut.Hendakkah kita menjadi macam USIM.Dengan adanya reputasi yang baik akan menyumbang kepada perkembangan perniagaan kita dan survival kolej anda.Kerja kita pun berkat.

Pada saya untuk melayan individu saperti ini adalah menjijikan & membuang masa saja.Saya hormati pendirian beliau dalam menangani maklumbalas tersebut.Tetapi saya pun ada hak sebagai pengguna untuk mendapat perkhidmatan yang sewajarnya dan bebas untuk memaklumkan kepihak yang berkenaan.Ianya bukan percuma.Inikan di IPTA sekarang ni pun dipantau untuk kecemerlangan lebih-lebih lagi sepatutnya di isntitusi swasta.

Well friends....Up to you.Wish category you want to be...Accept anything and dont complain ( sorry - not complain giving feedback ).Which category you want to be in - Melayu mudah melenting...Sekian coretan saya.Semuga bertemu.

Thursday, January 1, 2009

Son will be in trouble

Recently while window shopping at PJ Section 14,we bump into our ex neighbour who has moved to one of the apartment nearby here.He stayed as our neighbour for quite a while.
One occasion that I cound not forget is one weekend,I went out to go get STAR newspaper.
I do not know what started it,Mr A who is my neighbour was kicking several times his son on his leg.He was wearing a sport shoes at that time.When he saw me he stopped.
But the question is - is his son warrant that kind treatment?What has he done?If he has done wrong could he be punished in a more humane way?
When we met now I was shocked to learn that his wife has passed away.I wonder what kind of treatment his son will further endure from his father.His mum used to be his punching back in the past.
So friend be kind to others including your children - control your anger.